Foto Produk Pakai HP yang Bikin Orang Berhenti Scroll
- Halaman
- 32
- Format
- Ukuran file
- 2,1 MB
- Terbit
- 2026
- Penerbit
- BukuPraktis
- ISBN
- –
Ebook gratis untuk penjual daring yang fotonya gelap, buram, atau kalah menarik dari toko sebelah. Di marketplace, pembeli tidak bisa memegang produkmu; yang mereka punya hanya foto. Buku ini menunjukkan cara memotret produk yang menjual dengan ponsel biasa dan perlengkapan di bawah Rp50.000, mengikuti sesi foto Sabtu pagi di dapur Mbak Laras yang menjual sambal bawang dan keripik tempe.
Yang akan kamu pelajari:
- Memakai cahaya jendela, melembutkannya dengan kertas kalkir, dan mengisi bayangan dengan styrofoam
- Menyiapkan latar karton melengkung dan memilih properti yang tidak mengganggu
- Memilih sudut sesuai bentuk produk, kisi sepertiga, dan foto yang tajam tanpa goyang
- Foto utama persegi untuk marketplace dan lima foto yang menjawab pertanyaan pembeli
- Empat langkah edit ringan di ponsel dengan warna yang tetap jujur
Dilengkapi daftar periksa sebelum memotret dan lembar rencana foto satu produk.
Cocok untuk penjual online pemula, UMKM makanan dan kerajinan, serta siapa saja yang ingin etalase tokonya terlihat rapi dan seragam.
Mematikan lampu dapur dan mencari jendela
Kebanyakan foto produk rumahan gagal bukan karena ponselnya, melainkan karena cahayanya. Lampu dapur biasanya hanya satu, letaknya di atas, dan warnanya kekuningan atau kebiruan. Hasilnya: bayangan tajam di bawah produk, warna sambal terlihat cokelat kusam, dan ponsel menaikkan kepekaan sensor sampai foto menjadi berbintik.
Cahaya terbaik yang kamu punya gratis: jendela di siang hari. Cahayanya besar, datang dari samping, dan warnanya netral. Syaratnya cuma satu: yang masuk adalah cahaya langit, bukan sinar matahari langsung yang membuat bayangan keras.
- Foto malam hari di bawah lampu dapur.
- Sambal tampak cokelat, bayangan hitam di bawah toples.
- Lampu dapur dimatikan.
- Meja makan digeser ke samping jendela ruang tengah yang menghadap utara.
Waktu terbaik biasanya pagi setelah matahari cukup tinggi atau sore sebelum gelap, saat cahaya masih terang tetapi tidak menyorot langsung ke meja. Jendela yang menghadap utara atau selatan cenderung memberi cahaya paling stabil sepanjang hari, karena matahari tidak masuk tegak lurus ke dalamnya. Tidak punya pilihan? Jendela mana pun bisa dipakai asal sinar langsungnya dilembutkan.
Jangan mencampur dua sumber cahaya. Lampu dapur yang menyala bersama cahaya jendela membuat satu sisi produk kekuningan dan sisi lain kebiruan, dan warnanya hampir mustahil diperbaiki saat edit. Matikan semua lampu ruangan selama memotret.
Melembutkan dan memantulkan cahaya
Letakkan produk di meja sekitar satu meter dari jendela, dengan jendela di samping produk, bukan di belakangnya. Cahaya dari belakang membuat bagian depan produk gelap; cahaya dari depan (dari arah ponsel) membuat foto datar tanpa bayangan sama sekali.
Sisi produk yang menjauhi jendela akan sedikit gelap. Untuk mengisinya, berdirikan styrofoam putih atau karton putih di seberang jendela, sekitar sejengkal dari produk. Permukaan putih itu memantulkan cahaya jendela kembali ke produk. Geser mendekat bila bayangan masih terlalu gelap, dan menjauh bila produk terlihat datar.
Bila matahari masuk langsung, tempel kertas kalkir atau tirai putih tipis di kaca jendela. Kertas itu menyebarkan sinar keras menjadi cahaya lembut yang merata, persis fungsi kotak lampu di studio foto.
- Toples di meja, jendela di kiri.
- Styrofoam berdiri di kanan, disandarkan ke botol kecap.
- Warna merah sambal terlihat segar.
- Kaca toples berkilau tipis di sisi kiri, bayangan lembut di kanan.
- Bab 1. Cahaya dari Jendela4 hlm
- Bab 2. Latar & Properti Murah5 hlm
- Bab 3. Sudut & Komposisi4 hlm
- Bab 4. Foto untuk Marketplace5 hlm
- Bab 5. Edit Ringan di HP4 hlm
Ulasan pembeli
Belum ada ulasan. Ulasan hanya bisa ditulis oleh pembeli yang sudah membayar.
Masuk untuk menulis ulasan setelah membeli.