Bandingkan margin dan markup, hitung laba per produk, termasuk potongan biaya marketplace atau payment gateway.
Hitung laba per produk
Misalnya biaya admin marketplace atau payment gateway. Isi 0 bila jual langsung.
Misalnya biaya VA bank atau kemasan pengiriman.
Atau: cari harga dari target margin
Margin atau markup: mana yang dipakai?
Keduanya sama-sama menggambarkan laba, tetapi dasar perhitungannya berbeda. Margin membandingkan laba dengan harga jual, cocok untuk membaca kesehatan usaha. Markup membandingkan laba dengan harga modal, sering dipakai saat menentukan harga dari modal.
Margin
Markup setara
Modal Rp60.000 dijual
20%
25%
Rp75.000
30%
42,9%
Rp85.714
40%
66,7%
Rp100.000
50%
100%
Rp120.000
Contoh dengan potongan marketplace
Barang bermodal Rp50.000 dijual Rp75.000 dengan potongan 8%. Potongannya Rp6.000, sehingga laba bersih Rp19.000, bukan Rp25.000. Margin bersihnya 25,3% dan markup dari modal 38%.
Margin dihitung dari harga jual, markup dihitung dari harga modal. Barang modal Rp60.000 dijual Rp100.000 punya laba Rp40.000: margin 40% (40.000 ÷ 100.000) dan markup 66,7% (40.000 ÷ 60.000).
Kenapa potongan marketplace harus ikut dihitung?
Marketplace dan payment gateway memotong persentase dari harga jual, bukan dari laba. Kalau tidak dihitung, laba yang terlihat di catatan lebih besar daripada uang yang benar-benar masuk.
Margin berapa yang aman?
Tergantung jenis usaha, biaya iklan, dan persaingan. Yang penting, laba bersih setelah semua potongan masih cukup untuk menutup biaya operasional dan memberi ruang diskon.