Jualan Online

Ide Jualan Takjil dan Kue Lebaran Laris, Plus Hitung Untung

Siapkan jualan Ramadan dari sekarang: ide takjil harian, kue Lebaran pre-order, jadwal persiapan, dan contoh hitungan untung per cup dan per toples.

BukuPraktis · 21 Oktober 2026 · 4 menit baca

Ramadan adalah musim jualan terbesar untuk usaha makanan rumahan. Dalam sebulan, ada dua peluang sekaligus: takjil harian menjelang berbuka dan kue Lebaran di dua minggu terakhir. Penjual yang laris biasanya bukan yang paling enak, tetapi yang paling siap: menu sudah diuji, harga sudah dihitung, dan pelanggan sudah tahu jadwal pre-order jauh hari.

Ramadan 2027 diperkirakan jatuh sekitar Februari 2027 (tunggu penetapan resmi). Artinya, waktu terbaik untuk mulai menyiapkan menu dan daftar pelanggan adalah mulai sekarang.

Ide takjil yang mudah dijual

Takjil Kenapa laris Catatan
Kolak pisang dan ubi Klasik, dicari setiap hari Jual dalam cup bertutup
Es buah dan es campur Segar setelah seharian puasa Pisahkan es agar tidak cair
Bubur sumsum atau candil Lembut di perut Kuah santan dipisah
Gorengan isi Murah, dibeli banyak sekaligus Jual paket 5 atau 10
Risol dan pastel Bisa dijual beku untuk sahur Cocok sebagai frozen food
Puding dan mousse cup Tahan beberapa jam di kulkas Cocok dikirim online

Batasi menu harian dua sampai tiga jenis. Menu sedikit membuat produksi cepat dan sisa jualan kecil.

Contoh hitungan: kolak dalam cup

Satu kali produksi menghasilkan 30 cup kolak:

  • Bahan (pisang, ubi, santan, gula aren, daun pandan): Rp90.000 → Rp3.000 per cup
  • Cup, tutup, dan sendok: Rp700 per cup
  • Harga pokok: Rp3.700 per cup

Jika dijual Rp6.000 per cup, untungnya Rp2.300 per cup atau Rp69.000 per hari untuk 30 cup. Selama 25 hari jualan, itu sekitar Rp1.725.000, belum termasuk tambahan menu lain.

Ide kue Lebaran untuk pre-order

Kue kering dan kue basah Lebaran dibeli untuk tamu dan hampers. Yang paling sering dicari:

  • Nastar, kastengel, dan putri salju: trio klasik dalam toples.
  • Kue kering cokelat atau keju: disukai anak-anak.
  • Bolu dan lapis: untuk hidangan meja dan oleh-oleh.
  • Hampers: kombinasi toples kue dengan kemasan cantik, harga per paket lebih tinggi.

Contoh hitungan: nastar per toples

Satu resep (1 kg tepung) menghasilkan 4 toples ukuran 500 gram:

Komponen Biaya
Tepung terigu Rp15.000
Mentega Rp70.000
Gula halus Rp10.000
Telur Rp12.000
Selai nanas Rp45.000
Susu bubuk dan bahan lain Rp18.000
Toples, label, dan pita (4 buah) Rp36.000
Gas dan listrik Rp14.000
Total untuk 4 toples Rp220.000
Harga pokok per toples Rp55.000

Jika dijual Rp95.000 per toples, untungnya Rp40.000 per toples. Sepuluh resep (40 toples) menghasilkan untung sekitar Rp1.600.000. Harga bahan di atas hanya contoh, jadi hitung ulang dengan harga di tempatmu, terutama mentega yang paling memengaruhi biaya.

Ingin lebih dalam? Artikel ini baru membahas sebagian kecil. Di ebook Kue & Katering Pre-order, kamu akan mempelajari lebih jauh:

  • Menata dapur yang bersih dan aman, serta izin yang perlu ditanyakan
  • Menghitung HPP per loyang kue dan per kotak nasi, termasuk energi dan kemasan
  • Menentukan harga tanpa rasa sungkan

Semua langkahnya disusun berurutan dan bisa langsung dipraktikkan. Lihat isi bukunya.

Jadwal persiapan yang aman

  1. Sekitar 8 minggu sebelum Ramadan: pilih menu, uji resep, dan foto produk.
  2. 6 minggu sebelumnya: hitung harga, siapkan daftar harga dan formulir pesanan.
  3. 4 minggu sebelumnya: umumkan pre-order kue Lebaran dengan kuota terbatas dan uang muka.
  4. Minggu pertama Ramadan: mulai takjil harian sambil mengunci pesanan kue.
  5. Dua minggu terakhir: produksi kue sesuai pesanan, kirim bertahap agar tidak menumpuk.

Agar jualan Ramadan tidak rugi

  • Wajib uang muka untuk pesanan kue, minimal 50%. Bahan Lebaran mahal dan sering naik harga.
  • Tutup pesanan sesuai kapasitas. Lebih baik menolak pesanan daripada telat mengirim di malam takbiran.
  • Hitung ulang harga jika harga bahan naik. Gunakan perhitungan per resep agar mudah disesuaikan.

Cara menjual secara online saat Ramadan

Jualan Ramadan tidak harus menunggu pembeli lewat di depan rumah. Beberapa cara yang efektif:

  • Daftar menu mingguan di status WhatsApp setiap Minggu malam, lengkap dengan harga dan batas pemesanan.
  • Sistem pesan sebelum jam 12 siang, kirim atau ambil menjelang berbuka. Produksi jadi pasti dan sisa jualan kecil.
  • Paket keluarga, misalnya kolak untuk 4 orang dalam wadah besar, cocok untuk pembeli yang malas antre.
  • Katalog kue Lebaran dengan foto asli dan ukuran toples yang jelas, ditambah kolom pilihan hampers.

Foto produk di dekat jendela pada sore hari agar warnanya tampak hangat. Tampilkan juga potongan di dalam toples atau cup supaya pembeli bisa melihat isinya. Untuk kue Lebaran, kirim pengingat sopan kepada pelanggan tahun lalu sebelum pre-order dibuka, karena mereka adalah calon pembeli yang paling mudah diajak memesan lagi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kapan sebaiknya membuka pre-order kue Lebaran? Sekitar tiga sampai empat minggu sebelum Lebaran, agar kamu punya waktu membeli bahan dan mengatur jadwal produksi.

Takjil apa yang paling aman untuk pemula? Takjil dengan bahan sederhana dan proses cepat, seperti kolak, bubur, atau gorengan isi. Mulai dari satu menu, lalu tambah jika sudah lancar.

Bagaimana menentukan harga kue Lebaran? Hitung seluruh biaya per toples, termasuk kemasan dan gas, lalu bandingkan dengan harga penjual sekitar. Jangan lupa menghitung tenagamu.

Kalau artikel ini membantu, langkah berikutnya ada di ebook Kue & Katering Pre-order.

Mau lebih lengkap?

Pelajari sampai tuntas di “Kue & Katering Pre-order”

Masakanmu sering dipesan tetangga, tapi kamu tidak pernah tahu persis berapa untungnya? Buku ini mengubah dapur rumahan menjadi usaha kue dan katering yang rapi dengan satu sistem...

Rp29.000 Lihat isi buku
Cukup masuk akun, tanpa bayar

Ebook gratis untukmu

Baca juga

Artikel lainnya

Semua artikel